| Pernyataan Bersama Mengutuk Pembakaran Buku | ||
|
|
||
| Pada hari Rabu, 19 April 2001, sekelompok orang telah melakukan aksi pembakaran terhadap sejumlah buku yang mereka anggap “kiri dan komunis”. Tidak hanya itu, mereka juga berencana akan melakukan aksi sweeping dan perusakan tempat-tempat yang mereka anggap menyimpan dan menjual buku-buku tersebut. Bahkan beberapa tempat dan toko buku yang mereka anggap menjual buku yang mereka maksud sudah dikontak dan diancam berkali-kali lewat telpon. Kami, yang bertanda tangan di bawah ini menyesalkan dan mengutuk tindakan-tindakan tersebut karena:
1. Dalam demokrasi, pro dan anti terhadap apapun boleh-boleh saja, tapi jangan sampai membungkam lawan pendirian, apalagi membakar dan merusak buku yang merupakan karya intelektual seseorang . Kita harus menghargai hak orang lain untuk berbeda pendapat dengan kita. Kita tidak berhak menghalangi mereka untuk menyebarkan pendapat mereka, sebagaimana mereka juga tidak berhak menghalangi kita. Kalau tidak setuju dengan suatu buku, tulislah buku lain untuk membantahnya. 2. Membakar dan merusak buku dengan dalih apapun merupakan tindakan yang lebih berbahaya dan lebih primitif ketimbang sensor atau pelarangan. Membakar buku merupakan tindakan kaum fasis yang tidak pernah toleran kepada pendapat lain. 3. Membakar buku berarti menghabisi perbendaharaan sejarah dan peradaban bangsa dan manusia pada umumnya. Salam, Yang Menandatangani, |
April 2001
Arsip Bulanan
April 21, 2001
April 1, 2001
hei yang di atas mimbar
hei yang berorasi di depan popor senjata
berani-beraninya engkau semua
mewakili kami
merepresentasi kami
padahal
kami tak kenal kau
kami tak butuh lantang teriakmu
kami paham betul
apa yang kami butuhkan
April 1, 2001
Berpusing di putaran kalbu
Religi keabadian
Makna terombang ambing fakta
Sebenarnya bisu
Debat kusir tak kunjung usai
Teori menghapus teori
Fakta menindih teori
Pada akhirnya
Kita pengendali makna




