<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Memindah Ibukota</title>
	<atom:link href="http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/</link>
	<description>Go Blog Wasaiblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Dec 2009 04:44:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Abu Atmaja</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-5998</link>
		<dc:creator>Abu Atmaja</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 06:01:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-5998</guid>
		<description>Sebenarnya usulan memindahkan ibukota sudah terlambat. Jakarta sudah terlanjur tidak layak huni bagi siapapun. Karena kita tidak pernah merencanakan berdasarkan perkembangan penduduk tetapi..&quot;terjadi begitu saja&quot;. Tetapi sebelum lebih terlambat lagi sebaiknya pemindahan Jakarta harus menjadi prioritas pembangunan masing2 sektor. Yang perlu dipersiapkan adalah memisahkan dulu urusan bisnis dan negara. Setelah itu baru dipindah mengenai tempat sebaikny daerah yang masih perawan, jadi tidak banyak urusan dgn pembebasan tanah, seperti Kalimantan atau Sulawesi. Tetapi Kalimantan saya kira lebih kondusif karena masyarakatnya lebih majemuk .Jawa bisa jadi pusat bisnis. Tetapi masyarakat tidak harus mengurus segala sesuatunya dari Ibu Kota . Propinsi lebih banyak diberi kewenangan untuk urusan itu, seperti urusan pendidikan, luar negeri. La ...yang tidak mau pindah ya ditinggal saja. Masih banyak orang Indonesia yang mau mengabdi pada negara ini.

Dengan tingkat kemacetan seperti sekarang ini, diperkirakan tidak sampai 5 tahun, Jakarta akan mengalami “dead lock’ karena panjang jalan sama dengan jumlah kendaraan. Oleh sebab itu pindah ke daerah lain harus menjadi agenda pilpres atau pilgub (seharusnya) jika tidak Jakarta akan menjadi tumpukan sampah, orang stress, orang gila. dll.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya usulan memindahkan ibukota sudah terlambat. Jakarta sudah terlanjur tidak layak huni bagi siapapun. Karena kita tidak pernah merencanakan berdasarkan perkembangan penduduk tetapi..&#8221;terjadi begitu saja&#8221;. Tetapi sebelum lebih terlambat lagi sebaiknya pemindahan Jakarta harus menjadi prioritas pembangunan masing2 sektor. Yang perlu dipersiapkan adalah memisahkan dulu urusan bisnis dan negara. Setelah itu baru dipindah mengenai tempat sebaikny daerah yang masih perawan, jadi tidak banyak urusan dgn pembebasan tanah, seperti Kalimantan atau Sulawesi. Tetapi Kalimantan saya kira lebih kondusif karena masyarakatnya lebih majemuk .Jawa bisa jadi pusat bisnis. Tetapi masyarakat tidak harus mengurus segala sesuatunya dari Ibu Kota . Propinsi lebih banyak diberi kewenangan untuk urusan itu, seperti urusan pendidikan, luar negeri. La &#8230;yang tidak mau pindah ya ditinggal saja. Masih banyak orang Indonesia yang mau mengabdi pada negara ini.</p>
<p>Dengan tingkat kemacetan seperti sekarang ini, diperkirakan tidak sampai 5 tahun, Jakarta akan mengalami “dead lock’ karena panjang jalan sama dengan jumlah kendaraan. Oleh sebab itu pindah ke daerah lain harus menjadi agenda pilpres atau pilgub (seharusnya) jika tidak Jakarta akan menjadi tumpukan sampah, orang stress, orang gila. dll.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anick</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-386</link>
		<dc:creator>anick</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2007 10:41:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-386</guid>
		<description>@ Terima kasih atas apresiasinya. Salam kenal juga semuanya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Terima kasih atas apresiasinya. Salam kenal juga semuanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ira</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-381</link>
		<dc:creator>ira</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2007 03:01:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-381</guid>
		<description>saya setuju dengan mas/mbak Syafa. dengan semangat otonomi daerah dan pemerataan pembangunan sudah sepatutnya daerah timur Indonesia memperoleh jatah re-infrastruktur. supaya sentral Indonesia tidak melulu di jawa-sumatera gitu lho... sapa tahu ide tadi bisa mengurangi ancaman disintegrasi. (wis, omonganku koyo wong sing ngerti bae...). salam kenal untuk mas anick. terima kasih atas caping-nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju dengan mas/mbak Syafa. dengan semangat otonomi daerah dan pemerataan pembangunan sudah sepatutnya daerah timur Indonesia memperoleh jatah re-infrastruktur. supaya sentral Indonesia tidak melulu di jawa-sumatera gitu lho&#8230; sapa tahu ide tadi bisa mengurangi ancaman disintegrasi. (wis, omonganku koyo wong sing ngerti bae&#8230;). salam kenal untuk mas anick. terima kasih atas caping-nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: syafa</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-54</link>
		<dc:creator>syafa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2006 09:16:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-54</guid>
		<description>nick, kalo mau mindahin ibukota dengan maksud reinfrastuktur ma sekalian aja di daerah timur sana. (btw, gue baru dari ruteng. kotanya cantik banget dengan alam yang luar biasa meski dengan infrastruktur yang seadanya). kalo masih diseputaran pulau jawa-sumatera ma sama juga boong. kota-kota di pulau ini relatif dah maju dengan persoalan yang gak kalah ruwet dengan jakarta. lagian, matahari kan terbit dari timur dan selisih waktu di indonesia timur lebih cepat dua jam. tapi justru mereka yang paling tertinggal. jadi, kenapa gak sekalian mindahin ibukota di timur sana?  (pernah ada artikel yang ngusulin tentang ini. tapi lupa dimana dan siapa penulisnya). berani?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nick, kalo mau mindahin ibukota dengan maksud reinfrastuktur ma sekalian aja di daerah timur sana. (btw, gue baru dari ruteng. kotanya cantik banget dengan alam yang luar biasa meski dengan infrastruktur yang seadanya). kalo masih diseputaran pulau jawa-sumatera ma sama juga boong. kota-kota di pulau ini relatif dah maju dengan persoalan yang gak kalah ruwet dengan jakarta. lagian, matahari kan terbit dari timur dan selisih waktu di indonesia timur lebih cepat dua jam. tapi justru mereka yang paling tertinggal. jadi, kenapa gak sekalian mindahin ibukota di timur sana?  (pernah ada artikel yang ngusulin tentang ini. tapi lupa dimana dan siapa penulisnya). berani?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: peziarah muda</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-49</link>
		<dc:creator>peziarah muda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2006 08:25:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-49</guid>
		<description>Aku mau memindahkan ibukota ke neraka. Biar sekalian menjadi neraka. Lha, Jakarta yang empet-empetan ini kan sumpek, panas, macet, biadab, kayak neraka. Dan banyak setan-setan berkeliaran di ruang Jakarta ini. Nah, sekalian aja ibukota di pindah ke neraka (ibunya ibukota). ha, ha, ha...salam kenal mas!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku mau memindahkan ibukota ke neraka. Biar sekalian menjadi neraka. Lha, Jakarta yang empet-empetan ini kan sumpek, panas, macet, biadab, kayak neraka. Dan banyak setan-setan berkeliaran di ruang Jakarta ini. Nah, sekalian aja ibukota di pindah ke neraka (ibunya ibukota). ha, ha, ha&#8230;salam kenal mas!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ning..</title>
		<link>http://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-47</link>
		<dc:creator>ning..</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2006 07:52:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anick.wordpress.com/2006/08/23/memindah-ibukota/#comment-47</guid>
		<description>lucu juga kedengarannya, mo mindahin ibu kota Indonesia dari Jakarta? yooooo, sami mawon mindahin, yang namanya macet,penuh polusi, kumuh plus sesak itu to mas..mas!. la wong mereka semua itu ada karena nama Ibu kotanya. So, mo di pindahin kemana aja ya pasti mereka akan ngintil. coba renungin deh..., lagian ibu kota tanpa mereka semua nggak seru, nggak maniez gitu! permen kaleee...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lucu juga kedengarannya, mo mindahin ibu kota Indonesia dari Jakarta? yooooo, sami mawon mindahin, yang namanya macet,penuh polusi, kumuh plus sesak itu to mas..mas!. la wong mereka semua itu ada karena nama Ibu kotanya. So, mo di pindahin kemana aja ya pasti mereka akan ngintil. coba renungin deh&#8230;, lagian ibu kota tanpa mereka semua nggak seru, nggak maniez gitu! permen kaleee&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
