Puisi


orang bicara cinta
atas nama Tuhannya
sambil menyiksa, membunuh
berdasarkan keyakinan mereka 

mereka lupa
Tuhan ada di mana-mana
milik siapa saja
juga pelacur dan penjudi 

mereka tunjuk muka yang lain
sebagai tak bertuhan
tanpa sadar
bahwa merekalah yang merasa menjadi Tuhan
merekalah yang menginjak Tuhan asli

Tiba-tiba Tuhan jadi bengis
golok tajam terasah
batu memecah kaca dan kepala
kepalan tangan berangus tafsir sang liyan

Tiba-tiba Tuhan tak lagi kasih
sumpah serapah dan caci
kebencian dan kebengisan
atas namaNya

Tiba-tiba Tuhan sangat asing
tak di hati, tak di dahi
apatah urat nadi

Tiba-tiba aku tak mengenalNya lagi

Njrakah, Semarang

hei yang di atas mimbar
hei yang berorasi di depan popor senjata
berani-beraninya engkau semua
mewakili kami
merepresentasi kami

padahal
kami tak kenal kau
kami tak butuh lantang teriakmu
kami paham betul
apa yang kami butuhkan

Berpusing di putaran kalbu
Religi keabadian
Makna terombang ambing fakta
Sebenarnya bisu

Debat kusir tak kunjung usai
Teori menghapus teori
Fakta menindih teori

Pada akhirnya
Kita pengendali makna

Next Page »