Tiba-tiba Tuhan jadi bengis
golok tajam terasah
batu memecah kaca dan kepala
kepalan tangan berangus tafsir sang liyan

Tiba-tiba Tuhan tak lagi kasih
sumpah serapah dan caci
kebencian dan kebengisan
atas namaNya

Tiba-tiba Tuhan sangat asing
tak di hati, tak di dahi
apatah urat nadi

Tiba-tiba aku tak mengenalNya lagi

Njrakah, Semarang