Dengan ini saja, anick ht alias hamiem alias toharie, jang berstatoes warga negara Indonesia aseli Djepara, dengan:

Menimbang:

Bahwa usia saja jang tak bisa dikataken moeda belia, meskipoen tak poela bisa dikataken toea renta

Bahwa untuk mewoejoedken tatanan keloewarga yang dimaksud keloewarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, maka perloe adanja keloewarga dahoeloe

Bahwa ada saatnja lajar kapal dilaboehken dan jangkar ditaoetken

Bahwa riset ketjil-ketjilan jang saja lakuken dan tjeritera para tetangga sebelah tjenderung menjimpulkan bahwa akibat dari seboeah pernikahan adalah keena’an belaka

Bahwa djam terbang saja dalem rangka menghadiri reseptie pernikahan para koleha, saoedara, sahabat, tetangga dan sejenisnja sudah dirasa tjoekoep

Mengingat:

Nabi pernah berkata, dan bahkan moengkin sering: annikahoe soennatie

Gossip dan issue-issue yang selaloe dan selaloe berkembang di kalangan sanak sahabat dan handai taulan saja jang seringkali mengkaitkan saja dengan issue pernikahan

Rajoean, boejoe’an, provokatie, dan desa’an dari berbagai arah; kanan-kiri-atas-bawah, internal maoepoen eksternal

Memoetoeskan

Menetapkan: hari pelaksanaan akad nikah dan segala matjam konsekuwensinja.

Fatsal 1

1) Akad nikah akan dilaksanaken di Langgardowo, Sarang, Rembang pada hari/tanggal: Ahad ataoe Minggoe, 9 September 2007, pukul 09.00 waktoe Indonesia bahagian Rembang.

2) Akad nikah akan dilaksanaken setjara sederhana dan insja Allah sekhidmat-khidmatnja

3) Peserta akad nikah seperti diseboet di atas adalah saja sendiri, anick ht alias hamiem alias toharie bersama dengan aniqotul ummah jang lahir di Rembang dan berstatoes warga negara Indonesia aseli

4) Akad nikah akan dihadiri oleh sanak saodara dan handai taolan sahadja. Meskipoen begitoe tak tertoetoep kemoengkinan pihak-pihak lain ikoet poela menghadirinja.

Fatsal 2

1) Reseptie ataoe perajaan pernikahan insja Allah akan dilaksanaken menyoesoel kemoedian, iaitoe hari/tanggal: Kamis, 1 Nopember 2007 di tempat jang sama

2) Reseptie pernikahan akan dilaksanaken setjoekoepnya sahadja, tanpa perloe melibatkan presiden repoeblik Indonesia.

3) Reseptie pernikahan sebagaimana dimaksoed di atas diharapken dihadiri oleh siapapoen djoega jang merasa berkepentingan

Fatsal 3

1) Mengenai toentoetan, rajoean, boejoe’an, dan desa’an soepaja saja menjelenggaraken atjara reseptie di Djakarta sahadja, itoe masih sangat dimoengkinken oentoek diakomodasi

2) Reseptie di Djakarta seperti jang dimaksoed dalem ajat 1 di atas bisa sahadja diwoejoedken dalem bentoek sjoekoeran ala kadarnja dalem waktoe-waktoe mendatang

3) Sjoekoeran seperti jang dimaksoed dalem ajat 2 di atas bisa sahadja direalisasiken djika dan hanja djika keadaan redjeki dan kondisinja mengidjinkan

Fatsal 4

1) Makloemat ini dikeloearkan dengan sesadar-sadarnja

2) Makloemat ini dikeloearkan oentoek mengakhiri segala toedoehan miring kepada saja menjangkoet segala hal terkait dengan soal pernikahan ataoe perkawinan

3) Makloemat ini boekan kitab soetji, dan karenanja bisa sahadja direvisi di waktoe-waktoe mendatang

4) Segala konsekuwensi dan akibat-akibat jang moentjoel sedjak dikeloearkannja makloemat ini bisa dan boleh dibitjaraken dan dinegotiatiken

5) Segala pertanjaan detail, permintaan nomor rekening, penawaran katering, dan sejenisnja bisa disampaikan melaloei email djapri alias djaloer pribadi.

 

Fatsal 5 (Fatsal Tambahan)

1)     Sebahagai tindak landjoet dari fatsal 3 pada makloemat sebeloemnja, dengan ini saja djoega mengoemoemken oentoek memoetoeskan adanja sjoekoeran seperti dimaksoed

2)     Sjoekoeran terseboet akan dilaksanaken di Kedai Tempo Djalan Oetan Kayoe Nomor 68 H, tempat di mana kami dan sekalian sanak sahabat sering doedoek berkeroemoen dalam keadaan bertjanda maoepoen serioes

3)     Sjoekoeran seperti dimaksoed di atas akan dilaksanaken pada hari Ahad ataoe Minggoe, tanggal 18 Nopember 2007 moelai poekoel 11.00 waktoe Indonesia bahagian Djakarta, sampai dengan poekoel 15.00 waktoe jang sama

4)     Moentjoelnya fatsal tambahan ini diharapken mendjadi poentjak dari segala ritoeal tentang sesoeatoe berjoedoel nikah dan segala kerdja maoepoen hadjat bernama menikah

 

 

Ditetapken di Oetan Kayoe, 31 Ogos 2007

Ditambahken, 8 Oktober 2007

anick ht alias hamiem alias toharie

ditandatangani