RMOL.Sebanyak 500 orang dari berbagai jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang ada di Jakarta Bogor Tangerang Bekasi (Jabotebek) pada pukul 13.00 WIB siang ini (Minggu, 15/8) akan menggelar kebaktian di depan Istana Negara, Jakarta.

Koordinator Aliansi kebangsaan untuk Kebebasan Beragama Anick HT menyatakan pelaksanaan kebaktian di depan Istana ini sengaja dilakukan karena buntut dari tidak adanya izin bagi jemaat HKBP yang ada di Ciketing Bekasi untuk menggelar acara kebaktian.

“Itu kan melanggar kebebesan beribadah. Kami siapkan 500 jemaat. Moment 17 Agutus kami pakai. Karena kemerdekaan itu ternyata hanya dirasakan oleh sebagian orang,” ujar Anick saat dihubungi wartawan sesaat lalu.

Anick mengungkapkan acara ini merupakan momentum yang tepat bagi jemaat HKBP yang ada di Ciketing, Bekasi dan jemaat HKBP di tempat lainnya untuk menyuarakan kenapa mereka yang sudah mengurus izin beribadah tapi diganggu terus.

“Ini ada gerakan pembiaran dari polisi. Karena itu kami minta diperhatikan oleh Presiden. Karena kami dilarang beribadah di tempat sendiri. Padahal kebebasan beribadah di jamin oleh UUD 45,” tegasnya. [zul]

Sumber: Rakyat Merdeka